Jakarta - Pemerintah secara resmi mengumumkan paket stimulus ekonomi kuartal kedua (Q2) tahun 2026 senilai Rp24,4 triliun. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus mendongkrak daya beli masyarakat di tengah dinamika global.
Menteri Keuangan dalam konferensi persnya menyampaikan bahwa dana tersebut akan disalurkan melalui berbagai program, mulai dari bantuan langsung tunai (BLT), subsidi bunga UMKM, hingga insentif pajak bagi sektor-sektor padat karya.
"Kita harus memastikan roda ekonomi di lapisan masyarakat paling bawah tetap berputar," ujarnya pada hari Jumat.